You are here

STRATEGI PENGEMBANGAN SENTRA AGROINDUSTRI KERAJINAN ANYAMAN PANDAN DI KABUPATEN KEBUMEN

Zaky Zhilalan Fulki1), Mohamad Harisudin2), Putriesti Mandasari3)
1Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta
email:zakyzhilalan@gmail.com

2Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta
email:-

3Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta
email:-

Abstract

This research aims to know the position of the industrial agriculture industry among pandan woven crafts priorities Regency Kebumen; the condition of the internal factors and external factors; and alternative strategies that can be applied to local authorities and entrepreneurs pandan woven craft in Kebumen Regency. Basic descriptive analytical method using primary and secondary data types. Data analysis using the Comparison Exponential Method (CEM) and the SWOT Matrix. The results of the analysis of the CEM pandan woven crafts are on second position under the sugar ants and above batik and processed cassava with a value of MPE 244,376,374.001. SWOT matrix produces 11 alternative strategies that can be applied in the District of Kebumen. Local governments: encourage promotion of pandan woven craft, training delivery and support innovation to advance the craft of pandan woven craft, mentoring business appointment with the export and product buyers so pandan woven craft, counseling and coaching about weaving at the school in extracurricular classes/local content, as a facilitator of increased interaction between researchers, extension officers, marketers, determining policy and craftsmen, expansion through tourism village; and for entrepreneurs market their products by raising the value of regional products and local wisdom, product diversification, partnering with handmade products industry, production scheduling outside of the harvest and the rainy season, established cooperative for increasing production and stabilizing the selling price.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi agroindustri kerajinan anyaman pandan diantara industri prioritas Kabupaten Kebumen; kondisi faktor internal dan faktor eksternal; dan alternatif strategi yang dapat diterapkan pemerintah daerah dan pengusaha anyaman pandan di Kabupaten Kebumen. Metode dasar deskriptif analitis dengan menggunakan jenis data primer dan sekunder.. Analisis data menggunakan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) dan Matriks SWOT. Hasil analisis MPE kerajinan anyaman pandan berada pada posisi kedua dibawah gula semut dan di atas batik dan olahan singkong dengan nilai MPE 244.376.374,001. Matriks SWOT menghasilkan 11 alternatif strategi yang dapat diterapkan di Kabupaten Kebumen. Pemerintah daerah: menggiatkan promosi anyaman pandan, pemberian pelatihan dan bantuan inovasi guna memajukan kerajinan anyaman pandan, pendampingan ekspor dan temu bisnis dengan buyers produk jadi anyaman pandan, penyuluhan dan pembinaan tentang menganyam di sekolah pada kelas ekstrakulikuler/ muatan lokal, sebagai fasilitator peningkatan interaksi antara peneliti, penyuluh, pemasar, penentu kebijakan dan pengrajin, perluasan usaha melalui program desa wisata; dan bagi pengusaha memasarkan produk dengan mengangkat nilai-nilai produk dan kearifan lokal daerah, diversifikasi produk, menjalin kerjasama dengan industri produk handmade, penjadwalan produksi diluar panen dan musim hujan, mendirikan koperasi untuk meningkatkan produksi dan menstabilkan harga jual.

Kata kunci: Anyaman Pandan, MPE, Strategi Pengembangan, SWOT

Documents: 

Statistic Counter

  • Site Counter:4,004
  • Unique Visitor:2,198
  • Registered Users:9
  • Unregistered Users:18
  • Blocked Users:17
  • Published Nodes:229
  • Unpublished Nodes:7
  • Server IP:156.67.210.219
  • Your IP:54.36.150.34
  • Since:13 Aug 2018
  • Visitors:
    • Today:1
    • This week:87
    • This month:352
    • This year:4,004