You are here

PENGUKURAN DAN PEMETAAN TANAH PADA KEGIATAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (Studi kasus Desa Bakalan Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro)

Herta Novianto.,ST.,M.Si
Program Studi Teknik Sipil Universitas Bojonegoro

Abstrak

Angkutan umum adalah salah satu moda trasportasi yang menghubungkan kawasan satu dengan kawasan yang lain. Oleh karenanya perlu diperhatikan kinerja angkutan umum sehingga sistem transportasi dapat berjalan dengan baik. Namun salah satu jenis moda transportasi di bojonegoro dengan trayek Bojonegoro – Nganjuk, Nganjuk – Bojonegoro nampaknya masih kurang memadai. Berdasarkan hal tersebut dilakukan suatu studi untuk mengetahui faktor – faktor kinerja terhadap angkutan umum dan menganalisis kinerja angkutan di jalur Bojonegoro - Nganjuk. Lingkup penelitian meliputi kinerja angkutan umum berdasarkan tingkat efektifitas dan efisiensi. Data yang diambil untuk mengetahui kinerja angkutan umum jalur Bojonegroro - Nganjuk dari tingkat efektifitas yaitu kemudahan, kapasitas, dan kualitas dari headway dan waktu tungu, kecepatan rata-rata, waktu perjalanan dan jumlah kendaraan sedangkan tingkat efisiensi yaitu utilitas dan load factor. Hasil penelitian diperoleh faktor-faktor tingkat efektifitas dan efisiensi. Dan di dapat hasil analisis kinerja angkutan umum jalur Bojonegoro - Nganjuk dilihat dari tingkat efektifitas dari Headway untuk keberangkatan dari Bojonegoro sebesar 77,41 menit dan untuk keberangkatan dari Nganjuk sebesar 67,61 menit dan Dan untuk hasil Waktu Tunggu rata – rata dari keberangkatan dari Bojonegoro sebesar 38,70 menit dan untuk keberangkatan dari Terminal Nganjuk sebesar 33,80 menit melebihi standar yang ditentukan World Bank maka kinerja angkutan umum dalam kondisi kurang baik karena melayani penumpang dalam waktu tunggu yang lama. Di tinjau dari aspek kapasitas operasi sebesar 45%. Bila dibandingkan menurut standar World Bank sebesar 80-90% belum memenuhi standar. Ditinjau dari waktu perjalanan untuk perjalanan dari Bojonegoro Ke Nganjuk di dapat Waktu Tempuh sebesar 2,58 jam dan sebaliknya sebesar 3,19 jam standar Direktorat Jenderal Perhubungan Darat sebesar 2 – 3 jam sudah memenuhi standart yang di tetapkan. Ditinjau dari kecepatan perjalanan keberangkatan dari Bojonegoro ke Nganjuk sebesar 41,14 km/jam dan sebaliknya sebesar 33,11 km/jam standar dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yaitu sebesar 25 km/jam kecepatan perjalanan melebihi standar yang telah di tetapkan. Dari tingkat efesiensi dari load factor keberangkatan dari Bojonegoro sebesar 39.67% dan dari Nganjuk 73.33% standar parameter World Bank sebesar 70% sudah baik. Dan ditinjau dari Jarak Perjalanan angkutan umum bus adalah menempuh jarak 315 km/kend/hari bahwa Jarak Perjalanan angkutan umum melebihi standar yang telah ditentukan World Bank sebesar 230 - 260 km/kend/hari.

Keywords: Faktor Kinerja Angkutan, World Bank

Documents: 

Statistic Counter

  • Site Counter:4,287
  • Unique Visitor:2,299
  • Registered Users:9
  • Unregistered Users:19
  • Blocked Users:18
  • Published Nodes:229
  • Unpublished Nodes:7
  • Server IP:156.67.210.219
  • Your IP:157.55.39.68
  • Since:13 Aug 2018
  • Visitors:
    • Today:3
    • This week:61
    • This month:284
    • This year:4,082