You are here

PENGUKURAN DAN PEMETAAN TANAH PADA KEGIATAN PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (Studi kasus Desa Bakalan Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro)

Herta Novianto.,ST.,M.Si
Program Studi Teknik Sipil Universitas Bojonegoro

Abstrak

Badan Pertanahan Nasional Bojonegoro, Desa Bakalan Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro memiliki kurang lebih 166 persil, yang di dalamnya terdapat 2.557 bidang tanah, tetapi yang sudah terpetakan atau yang sudah terdaftar sertifikat 246 bidang, sementara 2.311 bidang tanah belum terpetakan atau belum terdaftar sertifikat yang tersebar di 4 dusun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi overlap pada bidang tanah yang sudah terdaftar sertifikat atau terpetakan terhadap pelaksanaan Pengukuran dan Pemetaan pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap, agar tidak terjadi penerbitan sertifikat ganda. Metode yang di pakai dalam penelitian ini adalah GPS Geodetic dan Pita Ukur.untuk lokasi yang susah di jangkau signal GPS Geodetic. hasil penelitian menunjukkan Pengukuran dan Pemetaan pada Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap, maka dapat disimpulkan bahwa bidang yang terdaftar atau terpetakan mengalami Overlap, hal ini dikarenakan bidang yang telah terdaftar atau terpetakan masih menggunakan metode Pengukuran dan Pemetaan secara manual. Pengukuran yang bidangnya Overlap ditetapkan mengikuti hasil Pengukuran dan Pemetaan pada Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap,karena penetapan batasnya di dipasang dan di saksikan secara bersamaan oleh pemilik tanah dan pemerintah desa.

Keywords: Pemetaan, Overlap, Pendaftaran Tanah Sistematis.

Documents: 

Statistic Counter

  • Site Counter:4,564
  • Unique Visitor:2,377
  • Registered Users:9
  • Unregistered Users:20
  • Blocked Users:19
  • Published Nodes:229
  • Unpublished Nodes:7
  • Server IP:156.67.210.219
  • Your IP:54.36.149.51
  • Since:13 Aug 2018
  • Visitors:
    • Today:1
    • This week:65
    • This month:280
    • This year:4,067