You are here

ANALISA KEBUTUHAN PRASARANA TRANSPORTASI DARAT DI KABUPATEN BOJONEGORO

ANALISA KEBUTUHAN PRASARANA TRANSPORTASI DARAT DI KABUPATEN BOJONEGORO.

LAND TRANSPORTATION INFRASTRUCTURE NEEDS ANALYSIS IN DISTRICT BOJONEGORO

YULIS WIDIASTUTI
Program Studi Teknik Sipil Universitas Bojonegoro

Abstrak

Pembangunan – pembangunan sarana ransportasi darat di daerah Bojonegoro semakin gencar dilaksanankan dan menujukkan hasil yang positif, namun peristiwa banjir yang rutin datang tiap tahun mengingatkan kita, bahwa sebenarya ada sarana transportasi lain dan tak kalah pentingnya bagi masyarakat Bojonegoro yang juga butuh perhatian. Yaitu sarana transportasi air. Di mana seluruh penduduk yang berada di daerah - daerah yang terpisah oleh bengawan solo, baik itu pelajar, pedagang, pegawai dan lain sebagainya, selalu memilih untuk mengunakan sistem transportasi air (nyebrang gawan) dalam setiap aktivitas mereka di banding memilih menggunakan jembatan yang telah menghubungkan daerah mereka dengan kota Bojonegoro (jembatan malo, jembatan kali ketek, jembatan bendung gerak) karena dinilai terlalu jauh dan memakan waktu. Peristiwa tenggelamnya perahu yang mengangkut penumpang saat menyebrangi bengawan, tergelincirnya kendaraan saat akan menaiki perahu yang dikarenakan keadaan tambatan perahu (tambangan) yang curam, dan masih banyak peristiwa lainnya sering terjadi. Hal tersebut menujukkan kurangnya perhatian pemerintah kabupaten Bojonegoro terhadap sistem transportasi air yang ada. Nasitelahmenjadibubur, namunbuburpunakanterasalebihenakjika di racikdenganbahan lain dansesuai komposisi.Sistemtransportasimemilikiduaaspek yang sangatpenting, yaitusarana; mobil, KA, pesawat, perahu, dan lain – lain.Yang keduaadalahprasarana; jalanraya, rel, terminal, dermaga, jembatan, dll.Sistemtransportasimerupakansalahsatunyawadalamkeberlanjutankehidupansuatudaerah, karenasistemtransportasimemilikipengaruh yang sangatpentingterhadappertumbuhanbeberapaaspekilmu, sepertiekonomi, planologi, sos-pol, lingkungan, hukum, budaya,dangeografi (Munawar, 2005).Olehkarenanyasistemtransportasi di tingkatperdesaanpunjugasangatpentinguntukdiperhatikan, sehinggadapatmendukungtumbuhkembangpotensidaerah yang ada.Salah satunyaadalahangkutanperahu yang merupakanangkutanperdesaan yang mungkinselamainisedikitterabaikanolehpemerintahdaerahBojonegoro. Tujuan penelitian iniadalah mencari alternatif sistem transportasi yang ada. Dalampenyajiannya,alternativinidilakukananalisadari 2 kriteria yang harusdipilih, yaitupengadaanjembatandanpengembangansistem ASDP (angkutan sungai, danau dan penyebrangan) yang kemudiandilakukananalisauntukpengambilankeputusanterhadapduakriteriatrsebutdenganmenggunakanmetode AHP (Analitycal Hierarchy Process) merupakan Model pendukungkeputusan yang menjadi salahsatupilihanutamabagiparapengambilkeputusanbaik pemerintahmaupunperusahaan/organisasi non pemerintahuntukmemahamikondisisertamembantumelakukanprediksidanpengambilankeputusan.(Vaulzan, 2012). Sehinggadiperolehsatukiteria yang paling memungkinkanuntukmengatasipermasalahan yang ada.Adapunhasildarianalisaterebutadalahpengembangan ASDP.

Kata kuci :Transportasi, AHP, ASDP

Documents: 

User login