You are here

ANALISIS POTENSI DALAM PENGEMBANGAN USAHA KULINER DI KECAMATAN DANDER KABUPATEN BOJONEGORO

HARTININGSIH ASTUTI, SE, MM
Email: hartiningsihastuti@unigoro.ac.id
Fakultas Ekonomi Universitas Bojonegoro

Abstrak

Dalam berbagai kajian perekonomian pedesaan, yang tidak boleh dilupakan adalah kondisi modal sosial masyarakat yang sudah sangat kuat. Masyarakat mempunyai beragam ikatan sosial dan solidaritas sosial yang kuat, sebagai penyangga kegiatan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan. Swadaya dan gotong royong adalah sebagai penyangga utama otonomi asli. Walaupun di satu sisi, kekayaan modal sosial berbanding terbalik dengan modal ekonomi. Modal sosial masyarakat meliputi ikatan sosial, jembatan sosial, dan jaringan sosial. Dari ketiga aspek tersebut, ikatan sosial masyarakat yang bersifat terbatas menjadi modal sosial paling dangkal yang tidak mampu memfasilitasi pembangunan ekonomi, mewujudkan bertenaga sosial, dan berdemokrasi lokal. Penelitian ini difokuskan pada pelaksanaan penilaian antusiasme warga dalam mengembangkan wisata kuliner di Kecamatan Dander dengan teknik penilaian diri. Antusiasme bisa dilihat dari kemampuan, kesiapan warga mengembangkan wisata kuliner. Kemudian refleksi pelaksanaan penilaian antusiasme tersebut.
Beberapa instrumen untuk mengumpulkan data seperti angket dengan penilaian memilih berdasarkan penilaian sangat antusias, antusias, tidak antusias dan sangat tidak antusias. Untuk memperoleh informasi yang relevan dengan penelitian, dengan wawancara. Selain itu Studi pustaka dengan menelaah sumber-sumber tertulis yang telah diuji kebenarannya dan diakui secara umum.
Hasil angket untuk antusiasme warga dalam pengembangan wisata kuliner, meliputi kesiapan dukungan warga pada wisata kuliner yang ada adalah 80.56% ; Kemampuan dukungan warga pada wisata kuliner yang ada diperoleh 75%; Refleksi pelaksanaan dukungan warga pada wisata kuliner yang ada diperoleh 70,14%; Kesiapan dukungan dalam pengembangan wisata kuliner diperoleh 68,75% ; kemampuan dukungan untuk pengembangan wisata kuliner adalah 63,89% dan refleksi pelaksanaan dukungan pada pengembangan wisata kuliner diperoleh 61,11%. Hasil angket yang paling tinggi antusiasme warga adalah kesiapan dukungan warga pada wisata kuliner yang ada yaitu 80,56% (sangat antusias) dari yang diinginkan 100%. Lainnya kesimpulan diperoleh antusias. Hasil akhir angket antusiasme warga dalam pengembangan wisata kuliner diperoleh skor 101 dan persentase persetujuan 70,14%. Nilai ini berdasarkan tabel dinyatakan Antusias. Hasil wawancara antusiasme warga dalam pengembangan wisata kuliner adalah hampir sama antusias, karena warga dapat memanfaatkan potensi yang ada dan selanjutnya disalurkan melalui wisata kuliner. Pengelola wisata kuliner dan warga sebagai pemasok bahan dapat lebih efisien pada biaya transportasi. Penelitian melalui angket dan wawancara memperoleh hasil yang sama yaitu warga antusias mengembangkan wisata kuliner.

Keywords: Antusias, Potensi, Pengembangan, Usaha Kuliner.

Documents: 

Statistic Counter

  • Site Counter:4,564
  • Unique Visitor:2,377
  • Registered Users:9
  • Unregistered Users:20
  • Blocked Users:19
  • Published Nodes:229
  • Unpublished Nodes:7
  • Server IP:156.67.210.219
  • Your IP:54.36.149.51
  • Since:13 Aug 2018
  • Visitors:
    • Today:1
    • This week:65
    • This month:280
    • This year:4,067