You are here

ANALISIS USAHATANI PEPAYA VARIETAS CALIFORNIA (Carica papaya L.)

(Studi Kasus di Desa Bakalan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Propinsi Jawa Timur Tahun 2015)

LAILY AGUSTINA RAHMAWATI
Fakultas Pertanian Universitas Bojonegoro
Jl. Lettu Suyitno No.2, Bojonegoro, 62119
E-mail: arifin94@yahoo.co.id

Abstrak
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang mempunyai iklim tropis berpeluang besar bagi pengembangan tanaman buah-buahan, terutama buah-buahan tropika. Buah–buahan merupakan salah satu komoditi yang penting dan terus ditingkatkan peroduksinya baik memenuhi konsumsi dalam maupun luar negeri Salah satu jenis tanaman buah-buahan yang sangat digemari oleh masyarakat adalah pepaya, (Carica papaya L.) di Desa Bakalan Kecamatan Kapas kabupaten Bojonegoro Banyak yang menanam pepaya california, Pada umumnya para petani belum pernah melakukan analisa usahatani pepaya california mereka belum pernah menghitung secara rinci berapakah biaya, penerimaan, pendapatan ,tingkat efisiensi, dan pada bulan keberapa modal usahataninya dapat kembali atau untuk pembayaran , mencapai Break Even Point (BEP).
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Berapakah pendapatan usahatani pepaya california di Desa Bakalan kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.(Pada musim tanam maret –November 2014) (2) Berapakah efisiensi usahatani Pepaya california di Desa Bakalan Kecamatan Kapas?(3) Kapankah usahatani pepaya california sudah kembali modal atau mencapai Break Even Point (BEP)?.
Adapun tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui pendapatan usahatani pepaya california di Desa Bakalan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.(2)Untuk mengetahui efisiensi usahatani pepaya california di Desa Bakalan Kecamatan Kapas (3).Untuk mengetahui kapankah usahatani pepaya california sudah kembali pokok atau mencapai Break Even Point (BEP).
Hipotesis dalam penelitian ini bahwa hipotesis : 1): Diduga bahwa usahatani pepaya california di Desa Bakalan kecamatan Kapas efisien (menguntungkan dan layak untuk di usahakan) Hipotesis: 2) di Duga bahwa usahatani pepaya California di Desa Bakalan Kecamatan Kapas Pada Tanaman umur ketujuh bulan sudah mencapai (BEP) atau mencapai titik impas
Metode penentuan daerah penelitian ini dilakuakan secara sengaja atau motede purposive. Pelaksaksanaanya penelitian ini dilakuakn menggunakan metode sensus yaitu mengamati individu dari suatu populasi ,atau pengamatan keseluruhan populasi (objek penelitian) dengan populasi sebanyak 28 petani secara keseluruhan petani dijadikan responden.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat di ketahui rata-rata total biaya atau Total Cost (TC), per hektar untuk usahatani pepaya california di Desa Bakalan Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro sebesar Rp. 36.974.300. jumlah produksi rata-rata ditingkat petani adalah sebesar 22.497Kg. Dengan harga harga yang diterima petani pada saat itu antara Rp.2000 s/d Rp.2500 per kg maka diperoleh jumlah penerimaan sebesar Rp.49.453.000 pendapatan usahatani pepaya california di Desa Bakalan Kecamatan kapas yaitu sebesar Rp. 13.308.900.
Untuk mengetahui kapankah usahatani pepaya california kembali modal (BEP) perlu adanya perhitungan Pay back priode(priode pembayaran kembali) untuk perhitungan Pay back priode rata-rata petani pepaya california di Desa Bakalan Kecamatan Kapas kabupaten Bojonegoro mencapai impas (BEP) pada saat tanaman umur 7 bulan modal para petani sudah kembali dan sudah memberikan keuntungan sebesar Rp. 838.200. dan Dari hasil perhitungan R/C Ratio, R/C Ratio sebesar 1,3 berdasarkan kaidah R/C Ratio > 1,2 pada saat saat tanaman umur delapan bulan, Dengan demikian penelitian ini terbukti diduga bahwa usahatani pepaya california di desa Bakalan Kecamatan Kapas menguntungkan dan layak untuk diusahakan.
Dalam penelitian ini di beri saran untuk memperlancar petani dalam pengembangan sistem usahatani pepaya california di Desa Bakalan Kecamatan Kapas maka sarana (infrastruktur)yang dibutuhkan petani dapat dilengkapi contohnya saja saluran irigasi dan sarana transportasi yang belum memadai. Selain itu kemandirian dan kemampuan petani dalam membuat (input) pupuk dan pestisida organik, perlu ditingkatkan lagi sehingga ketergantungan petani terhadap orang lain dapat dikurangi

Katakunci – pepaya, pendapatan usahatani, break evet point, desa bakalan, bojonegoro.

Documents: 

User login