You are here

PEMBEBASAN BERSYARAT DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN KLAS II A BOJONEGORO

Andriyanto Prabowo
Fakultas Hukum Universitas Bojonegoro
Jl. Lettu Suyitno No.2, Bojonegoro, 62119

Abstrak
.
Pembebasan Bersyarat yang merupakan pembinaan tahap akhir dalam proses pembinaan Narapidana, dimana dalam pelaksanaannya membutuhkan keterlibatan masyarakat. Akan tetapi masyarakat luas masih sedikit sekali yang mengerti dan memahami tentang masalah Pembebasan Bersyarat. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran tentang pembinaan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Bojonegoro, mengetahui proses pengusulan Pembebasan Bersyarat di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Bojonegoro, dan memberikan gambaran tentang Narapidana yang dibebaskan dengan Pembebasan Bersyarat di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Bojonegoro serta bagaimana pengaruhnya terhadap masyarakat, khususnya masyarakat disekitar tempat tinggal Narapidana tersebut. Penelitian ini dalam mengumpulkan data menggunakan metode partisipatoris observasi. Hasil penelitian menunjukkan Masalah pembebasan bersyarat diatur di dalam pasal 15 sampai dengan 17 KUHP. Agar seorang Narapidana dapat diusulkan Pembebasan Bersyarat maka harus memenuhi beberapa persyaratan. Diantaranya seperti yang tercantum didalam pasal 15 ayat 1 KUHP.

Katakunci – pajak, tindak pidana, wajib pajak

Documents: 

User login