You are here

KONTRAK BERBASIS KINERJA DI INDONESIA

HANIE TEKI TJENDANI DAN HERRY WIDHIARTO
Program Studi Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Abstrak

Sampai saat ini kerusakan jalan nasional masih menjadi masalah besar di Indonesia. Jalur pantai utara pulau Jawa merupakan jalur dengan volume lalulintas yang tinggi dan kendaraan dengan beban muatan yang berlebihan. Sebagian orang awam beranggapan bahwa kerusakan yang terjadi pada jalan nasional disebabkan oleh mutu pekerjaan kontraktor tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan dalam kontrak, beban kendaraan yang berlebihan (overloading), serta kesalahan konsultan dalam merencanakan jalan raya dan bangunan pelengkapnya. Kontrak berbasis kinerja merupakan upaya pemerintah dalam menangani permasalahan jalan nasional di Indonesia. Pada dasarnya kontrak berbasis kinerja merupakan pembagian risiko dari pemerintah kepada pihak ketiga yang dianggap mampu menanggung risiko. Mitigasi risiko merupakan respon dari pembagian risiko tersebut. Makalah ini menggunakan metode deskriptif yang dibahas alasan dan pertimbangan pemerintah menerapkan kontrak berbasisi kinerja sebagai kontrak yang dapat menghasilkan cost saving dibeberapa negara maju dan negara berkembang.

Kata kunci – kontrak berbasis kinerja, mitigasi risiko

Documents: 

User login