You are here

ANALISIS NILAI TAMBAH EGGROLL WALUH PADA INDUSTRI SKALA RUMAH TANGGA Studi Kasus di Desa Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Propinsi Jawa Tengah

DARSAN
Fakultas Pertanian Universitas Bojonegoro
Jl. Lettu Suyitno No.2, Bojonegoro, 62119
E-mail: darsan45@yahoo.co.id

Abstrak

Pertanian dan industri agribisnis menjadi peran penting untuk pertumbuhan perekonomian nasional terbukti dengan adanya keunggulan yang dapat dipertimbangkan. Keunggulan tersebut adalah nilai tambah pada agroindustri. Agroindustri mampu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di pedesaan, serta mampu menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat. Industri skala rumah tangga pada anggota Kelompok Wanita Tani Budi Rahayu yang melakukan pengolahan labu kuning menjadi eggroll waluh merupakan salah satu industri pengolahan hasil pertanian di Kabupaten Blora. Rumusan masalah sebagai berikut: apakah persepsi petani dalam usahatani kedelai yang menggunakan jarak tanam dikarenakan umur, luas lahan, pendidkan, jumlah keluarga, benih, pupuk, peptisida, fungisida, tenaga kerja, pengairan, produksi yang mempengaruhi minat petani menggunakan jarak tanam. Tujuan penelitian meliputi : 1) Untuk mengetahui biaya, 2) Untuk mengetahui penerimaan, 3) keuntungan dan efesiensi dari industri pengolahan labu kuning menjadi eggroll waluh di Desa Ngroto Kecamatan Cepu Kabupaten Blora. Tujuan lain untuk mengetahui nilai tambah per bahan baku dan nilai tambah per tenaga kerja. Metodologi penelitian meliputi : 1) Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive pada bulan april 2015, 2) Metode pengambilan responden dilakukan dengan cara sensus yaitu seluruh anggota Kelompok Wanita Tani Budi Rahayu sebanyak 31 orang, 3) Metode pengambilan data yang diambil dengan menggunakan data primer dan data sekunder, pengambilan data primer dengan wawancara menggunakan daftar pertanyaan (kuesioner) dan observasi, 4) Metode analisis data yang digunakan adalah analisis usaha untuk mengetahui besarnya keuntungan efesiensi dan nilai tambah. Hasil penelitian menununjukkan bahwa keuntungan yang diterima dari industri skala rumah tangga pada anggota Kelompok Wanita Tani Budi Rahayu sebesar Rp 360.791,76 dengan efisiensi sebesar 1,96. Pengolahan labu kuning menjadi eggroll waluh yang dilakukan pada anggota Kelompok Wanita Tani Budi Rahayu memberikan nilai tambah bruto sebesar Rp 435.083,00 nilai tambah netto sebesar Rp 432.809,76 nilai tambah per bahan baku sebesar Rp 63.701,76/kg dan nilai tambah per tenaga kerja sebesar Rp 54.385,38/JKO (jumlah jam kerja).

Katakunci – nilai tambah, eggroll waluh, analisis

Documents: 

User login