You are here

STRATEGI PEMASARAN TANAMAN BAWANG MERAH Studi Kasus di Desa Duwel, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Propinsi Jawa Timur

SUHIRMAN
Fakultas Pertanian Universitas Bojonegoro
Jl. Lettu Suyitno No.2, Bojonegoro, 62119
E-mail: suhirman01@yahoo.co.id

Abstrak

Dalam rangka memuaskan konsumen dalam menikmati hasil produksi, maka petani akan mengembangkan varietas terbaru dan akan mengefaluasi pasar. Sesuai dengan hokum alam jika produk baru dinikmati konsumen, maka produk lainya akan menggeser harga produk lama maka produk baru akan mengguasai pasar. Begitu besarnya petani dalam mengembangkan tanaman bawang merah dan sistem pemasaran yang dihadapi petani maka peneliti usatani , pemasaran yang berlangsung selama ini. Sehingga dapat diketahui apa penyebab permasalahan pemasaran. Hal tersebut yang menyebabkan peneliti berminat untuk mencari penyebab permasalahan tanaman bawang merah, sehingga dapat di ketahui strategi apa yang tepat untuk digunakan dalam pemasaran tanaman bawang merah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1 ) Mengetahui efisiensi usahatani tanaman bawang merah ( 2 ) Mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pemasaran bawang merah di daerah penelitian. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini adalah observsi, identifikasi masalah, analisis faktor internal dan eksternal, analisis strategi dengan metode SWOT, penetapan strategi, perancangan rencana kerja, kesimpulan. Hipottesis dalam penelitian ini bahwa hipotesis ini adalah 1.Diduga usahatani tanaman bawang merah Desa Duwel Kecamatan Kedungadem efisien. 2. Diduga strategi pemasaran tanaman bawang merah Desa Duwel Kecamatan Kedungadem baik untuk dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah (purposive), dengan jumlah populasi 281 dan diambil 10% maka jumlah sampel 30 petani responden.dengan analisis R/C Ratio, analisis IFAS, dan EFAS dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian,maka diperoleh besarnya total biaya usahatani yang dikeluarkan sebesar Rp 16.487.500/hektar, dan penerimaan sebesar Rp 64.962.500 dan dapat ketahui bahwa perhitungan R/C Ratio usaha tani bawang merah, berarti dalam usaha tani efisien atau usahatani atau usahatani bila R/C Ratio

Katakunci – bawang merah, strategi pemasaran, usahatani

Documents: 

User login