You are here

SUMUR RESAPAN UNTUK OPTIMALISASI SUMBER DAYA AIR DI BOJONEGORO

YULIS WIDHIASTUTI
Program Studi Teknik Sipil Universitas Bojonegoro

Abstrak

Kabupaten Bojonegoro merupakan daerah yang dialiri sungai Bengawan Solo, dimana dalam ketersediaan air tanah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Tetapi dalam beberapa tahun terakhir, saat terjadi musim kemarau yang panjang ada beberapa wilayah di Kabupaten Bojonegoro yang mengalami kekeringan. Salah satunya ada di Kecamatan Sukosewu, tepatnya di Desa Sumberjokidul. Selain karena terjadinya kemarau yang berkepanjangan kerusakan sumber daya air tidak dapat dipisahkan dari kerusakan di sekitarnya seperti kerusakan lahan, vegetasi dan tekanan penduduk. Ketiga hal tersebut saling berkaitan dalam memengaruhi ketersediaan sumber air. Kondisi tersebut diatas tentu saja perlu dicermati secara dini, agar tidak menimbulkan kerusakan air tanah di kawasan sekitarnya. Salah satunya adalah dengan menerapkan sumur resapan.

Kata kunci : sumur resapan, sumber daya air

Abstract

Bojonegoro regency is an area that flows Bengawan Solo river, where in the availability of ground water enough to meet the needs of everyday society. But in recent years, during the long dry season there are some areas in Bojonegoro that are experiencing drought. One of them is in District Sukosewu, precisely in Sumberjokidul Village. In addition to the occurrence of prolonged drought, water resources damage can not be separated from the damage around it such as land damage, vegetation and population pressure. These three are interrelated in influencing the availability of water resources. The above conditions of course need to be observed early, so as not to cause damage to ground water in the surrounding area. One of them is to apply absorption wells.

Keywords: absorption wells, water resources

Documents: