You are here

Analisis Usahatani Dan Saluran Pemasaran Buah Belimbing Di Desa Agropolitan Studi Kasus di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro Propinsi Jawa Timur

Ahmad Riswanto1), Djalal Suudi2)
1 Agribisnis, Pertanian, Universitas Bojonegoro
email: ahmadriswanto@yahoo.com
2Dosen Fakultas Pertanian, Universitas Bojonegoro
email:djalalsuudi@gmail.com

Abstrak

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berupaya untuk memberdayakan petani di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, dengan melakukan kegiatan pelatihan dan pelaku agribisnis melalui sekolah lapang agribisnis (SLA) Tanaman Belimbing. Buah belimbing memiliki keunggulan dari segi kualitas dan harga sehingga perlu dibudidayakan dengan maksimal agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui besarya biaya, penerimaan dan pendapatan usahatani di daerah penelitian. 2) Untuk mengetahui tingkat efisiensi ushatani belimbing di daerah penelitian. 3) Untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran buah belimbing di daerah penelitian. Hipotesis dari penelitian ini adalah 1) Diduga usahatani belimbing di daerah penelitian efisien, layak dan menguntungkan untuk di usahakan. 2) Di duga saluran pemasaran yang terjadi di daerah penelitian melibatkan petani, tengkulak, pedagang pengecer dan konsumen akhir. Metode penelitian dengan menggunakan metode random sampling, setiap petani memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi responden yang teliti, responden diambil 20 orang dari jumlah populasi petani 104 orang. Metode analisis data yang digunakan yaitu 1) Analisis biaya produksi (biaya tetap dan biaya tidak tetap). 2) Analisis Penerimaan Usahatani. 3) Analisis imbangan penerimaan dan biaya (R/C Ratio). 4) Analisis lembaga dan saluran pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan: a) rata-rata total biaya perhektar dalam usahatani belimbing di daerah penelitian adalah Rp. 57.351.000 b). Rata-rata penerimaan perhektar yang diperoleh Rp. 210.253.008 c). Rata-rata pendapatan perhektar yang diperoleh petani belimbing di daerah penelitian sebesar Rp. 152.902.008 Kesimpulannya dikatakan layak karena R/C rationya lebih dari 1,2 dan nilai R/C rationya adalah 3,6.

Keywords: Buah Belimbing, Agropolitan, Ngringin Rejo

Documents: 

User login